Do'akan Sahabatmu Tanpa Sepengetahuan Pasti Akan Terkabulkan

 

Do'a seperti senjata. Semakin diasah akan bertambah tajam, kalau diumpamakan do'a itu seperti pisau. Artinya do'a akan menjadi mustajabah apabila dengan cara yang tepat dilakukan dalam munajatnya.

Waktu mustajabah untuk berdoa, dimana doa tersebut tidak akan ditolak oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala, yaitu pada saat : 'menjelang berbuka puasa dan menjelang makan sahur'. Tetapi sayangnya banyak yang tidak memanfaatkannya, Yaitu menyia-nyiakan waktu yang sangat mustajab ini dengan ngabuburit menjelang adzan maghrib, kemudian berkumpul menghadapi hidangan berbuka, dan mereka sudah merasa cukup dengan membaca : 'Allahuma lakasumtu.... dst.....', padahal maknanya hanya mencakup laporan dan ucapan syukur.

Jadi setelah kita tahu memahaminya itu maka hendaknya marilah minimal 10 - 15 menit sebelum adzan maghrib (sudah dalam keadaan berwudhu), kita berdoa meminta apa saja sesuai hajat masing-masing baik untuk urusan dunia maupun akhirat. Karena do'a yang dipanjatkan itu akan disemogakan terkabulkan.

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

ثَلَاثٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَالصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ يَرْفَعُهَا اللَّهُ فَوْقَ السَّحَابِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ

“Ada tiga orang yang doanya tidak ditolak: Pemimpin yang adil, *orang yang berpuasa sampai dia berbuka*, dan doa orang yang didzalimi, Allah angkat di atas awan pada hari kiamat.” (HR At-Tirmidzi).

Selain itu do'a cepat qobul yakni mendo'akan orang lain tanpa sepengetahuannya, sebagaimana keterangan hadis dari Abu Darda’ Radhiyallahu 'Anhu, Nabi Shollollahu 'Alaihi wasallam bersabda:

دَعْوَةُ الْمَرْءِ الْمُسْلِمِ لِأَخِيهِ بِظَهْرِ الْغَيْبِ مُسْتَجَابَةٌ عِنْدَ رَأْسِهِ مَلَكٌ مُوَكَّلٌ كُلَّمَا دَعَا لِأَخِيهِ بِخَيْرٍ قَالَ الْمَلَكُ الْمُوَكَّلُ بِهِ آمِينَ وَلَكَ بِمِثْلٍ

"Do'a seorang muslim untuk saudaranya yang tidak berada di hadapannya akan dikabulkan oleh Allah, dia atas kepala orang muslim yang berdo'a tersebut terdapat malaikat yang ditugasi menjaganya. Setiap kali orang muslim itu mendoakan kebaikan bagi saudaranya, niscaya malaikat yang menjaganya berkata, "Aamiin (Semoga Allah mengabulkan) dan bagimu hal serupa". (HR Muslim).

Maka dari itu mulai setelah membaca tulisan ringkas ini semangatkan menambah kebiasaan baik, dengan menyempatkan waktu untuk mendoakan orang lain karena sejatinya doa itu akan kembali kepada yang mendo'akan.

Semoga bermanfa'at.
Allahumma sholli'ala Sayyidina Muhammad.



  • Tentang Penulis
  • youtube