Berikut salah satu surat yang biasa diamalkan oleh Imam Syafi'i yang madhabnya banyak dianut umat Islam selain Imam Malik, Imam Hanafi, Imam Hanbali di belahan dunia. Termasuk mayoritas pemeluk Islam di negeri kita Indonesia.
Dalam Kitab Tadzkirul Musthafa, beliau Imam Syafi'i berkata bahwa ada amalan dan doa agar tidak mengantuk. Amalannya adalah membaca surat Al Insyirah (Alam Nasyrah).
Berikut redaksinya:
فائدة: من أراد ان يُطفأ غضبه ويكون حليماً ، فليقرأ كل يوم: {ألم نشرح لك صدرك} بعد صلاة العصر ثلاثاً او سبعا.
وإذا أراد ان يشبع باليسير من الطعام ويكون صابراً على الجوع قرأها عند أكل الطعام
وإذا أراد ان يكون خفيف النوم فليقرأها عند الإضطجاع ثلاثاً او سبعا. اهـ التذكيرالمصطفى
Faedah: Imam Syafi'i radhiyallahu anhu berkata bahwa surat Al Insyirah (Alam Nasyrah) memiliki banyak manfaat. Antara lain:
1. Barang siapa yang ingin dapat menahan amarahnya dan menjadi orang yang penyabar, maka bacalah surat Alam Nasyrah setelah sholat ashar 3 atau 7 kali.
2. Barang siapa yang ingin makan sedikit namun dapat mengenyangkan dan kuat bersabar atas lapar maka bacalah surat Alam nasyrah setiap mau makan.
3. Jika ingin bisa tidur sebentar namun tidak ngantuk maka bacalah surat Alam nasyrah 3 atau 7 kali setiap akan berbaring.
Khusus amalan agar tidak ngantuk, selain membaca Alam nasyrah sebelum tidur juga ditambah dengan doa berikut:
اَللَّهُمَّ ارْزُقْنِي سَهَرًا فِي طَاعَتِك وَ أَشْبِعْنِيْ مِنَ النَّوْمِ بِالْيَسِيرِ، اللهم لاَ تُؤْمِنِّيْ مَكْرَكَ وَلاَ تُنْسِنِيْ ذِكْرَكَ وَلاَ تَجْعَلْنِي مِنَ الغَافِلِينَ
"Allahummarzuqnii saharon fii thoo-'atika, wa asybi'ni minannawmi bil yasiir, Allahumma laa tu'minnii makroka walaa tunsinii dzikroka walaa taj 'alnii minal ghoofiliin"
Artinya: Ya Allah, anugerahilah aku kemampuan untuk bangun untuk taat kepada-Mu, dan puaskan aku dengan tidur yang sebentar. Ya Allah, amankan aku dari makar-Mu, dan ingatkan aku untuk berdzikir, dan jangan jadikan aku termasuk orang-orang yang lupa.
Setelah membaca doa tersebut kemudian niat dalam hati mau bangun jam berapa, maka dengan izin Allah akan bangun pada jam yang diinginkan dan tidak ngantuk walaupun tidurnya hanya 1 jam.
Bahkan dalam kitab Mushannaf karya Ibnu Abi Syaibah diceritakan bahwa Hammam bin Harits An Nakha'i mengamalkan doa yang mirip seperti yang diijazahkan oleh Imam Syafi'i. Doanya adalah:
اَللَّهُمَّ اِشْفِنِي مِنَ النَّوْمِ بِالْيَسِيرِ، وارْزُقْنِي سَهَرًا فِي طَاعَتِك
"Allahumma isyfinii minannawmi bil yasiir, warzuqnii saharon fii thoo-'atika"
Artinya: Ya Allah, sehatkanlah aku sebab tidur yang sedikit, dan berilah aku kemampuan untuk bangun untuk taat kepada-Mu.
Konon, dengan membaca do tersebut, Hammam bin Harits mampu tidur hanya saat duduk sebentar namun tidak membuatnya ngantuk atau sakit.
Do'a diatas Insyaallah manjur agar tidak ngantuk. Ini penting diamalkan, terutama oleh orang yang banyak aktivitas dan kurang waktu istirahatnya.
Berikut ini Surat Al Insyirah dalam tulisan Arab, tulisan Latin, dan artinya dalam bahasa Indonesia:
أَلَمْ نَشْرَحْ لَكَ صَدْرَكَ (١) وَوَضَعْنَا عَنْكَ وِزْرَكَ (٢) الَّذِي أَنْقَضَ ظَهْرَكَ (۳) وَرَفَعْنَا لَكَ ذِكْرَكَ (٤) فَإِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (٥) إِنَّ مَعَ الْعُسْرِ يُسْرًا (٦) فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ (٧) وَإِلَى رَبِّكَ فَارْغَبْ (۸)
(Alam nasyroh laka shodrok. Wawadlo’naa ‘angka wizrok. Alladzii angqodlo dhohrok. Warofa’naa laka dzikrok. Fa inna ma’al usri yusroo. Inna ma’al ‘usri yusroo. Fa idzaa faroghta fangshob. Wa ilaa robbika farghob.)
Artinya:
"Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu? Dan Kami telah menghilangkan darimu bebanmu, yang memberatkan punggungmu? Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu, Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain, dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap."
Surat Al-Insyirah ini berada pada urutan surat yang ke-94 dan ada pada juz 30 atau juz terakhir dalam Al Quran. Berisi tentang petunjuk dari Allah subhanahu wata'ala tentang kesulitan atau permasalahan yang sedang dihadapi oleh umat Islam pasti akan diikuti dengan turunnya berbagai macam kemudahan yang membuat kesulitan dan permasalah tersebut menjadi lebih mudah untuk ditemukan solusinya.
Surat Al-Insyirah termasuk surat Makiyah karena diturunkan di kota Makkah. Surat Al Insyirah diturunkan saat Nabi Muhammad sholallahu 'alaihi sedang melakukan hijrah dari Makkah ke Madinah. Sering disebut oleh banyak orang dengan sebutan surat Alam Nasyrah karena sebutan itu merupakan awalan dari surat Al Insyirah. Selain itu, surat Al-Insyirah juga disebut juga dengan surat Asy Syarh.
Dalam surat Al-Insyirah ini terdiri dari 8 ayat. Setiap ayat surat Al-Insyirah memiliki makna yang sangat berarti bagi kehidupan seorang hamba karena bisa membangkitkan rasa yakin dan optimis walaupun sedang menghadapi berbagai macam permasalahan atau cobaan. Setelah membaca surat Al-Insyirah, pikiran dan hati menjadi lebih tenang karena percaya bahwa Allah adalah tempat seorang hamba untuk berharap.
Selain dapat membangkitkan rasa optimis ketika sedang ada suatu masalah, surat Al-Insyirah juga memiliki kandungan manfaat berupa dapat membuat hati terasa lapang ketika membacanya setiap hari. Selain itu, dengan membaca surat Al-Insyirah, maka pintu rezeki dapat dibukakan selebar-lebarnya. ****
Sholawat Hayat - kehidupan - keabadian. Semoga Allah azza wa jalla menjadikan bagi siapa saja yang berkenan membaca Sholawat sighot ini, walaupun sekali (baik saat masih hidup atau pun sesudah kematian) akan tetap dalam keadaan bersholawat kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasalam.
بِسْمِ اللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Bismillahirrahmanirrahim
"Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammadin fi mahyaya wa mamati, wa sholli 'ala sayyidina Muhammadin fi yaumi amutu wa yaumi ub'atsu hayya, wa sholli 'ala sayyidina Muhammadin fi yaumi kholaqtaddunya ila yaumil hisab, wa 'ala alihi washohbihi wasallam tasliman katsiro, walhamdulillahi rabbil 'alamin"
"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Penyayang. Ya Allah, limpahkanlah rahmatMu kepada junjungan kami Nabi Muhammad dalam hidupku dan matiku, Ya Allah, limpahkanlah rahmatMu kepada junjungan kami Nabi Muhammad pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali, Ya Allah, limpahkanlah rahmatMu kepada junjungan kami Nabi Muhammad sejak hari Engkau menciptakan dunia sampai Hari Pembalasan (kiamat) dan atas keluarganya dan para sahabatnya, semoga kesejahteraan senantiasa Engkau limpahkan kepada mereka. Dan segala puji bagiMu Allah, Tuhan semesta alam".
Wallahu 'a'lam bi as-showab.
Allahumma sholli 'ala Sayyidina Muhammad wa 'ala alihi washohbihi wasallam ajma'in 'adada kholqihi wa midada kalimatihi ila yaumiddin".
(@hyan elbanis)
