Diriwayatkan dari Thufayl bin Ubay bin Ka’b radhiyallahu 'anhuma dari ayahnya bahwasannya Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam tatkala melewati dua pertiga maka beliau berdiri dan berkata :
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اذْكُرُوا اللَّهَ اذْكُرُوا اللَّهَ جَاءَتْ الرَّاجِفَةُ تَتْبَعُهَا الرَّادِفَةُ جَاءَ الْمَوْتُ بِمَا فِيهِ جَاءَ الْمَوْتُ بِمَا فِيهِ
'Wahai sekalian manusia, berdzikirlah kepada Allah, Sungguh akan datang tiupan sangkakala pertama yang menggoncang alam yang diiringi oleh tiupan kedua. Sungguh akan datang kematian dengan segala resiko di dalamnya, Sungguh akan datang kematian dengan segala resiko di dalamnya",
Mendengar hal ini, (Sayyidul Qurra’) Ubay bin ka'b (bin Qays Al-Anshari) Radhiyallahu 'anhu bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam :
يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي أُكْثِرُ الصَّلَاةَ عَلَيْكَ فَكَمْ أَجْعَلُ لَكَ مِنْ صَلَاتِي
"Ya Rasulullah, aku banyak membaca shalawat untukmu. Maka berapa bagiankah aku pergunakan waktuku untuk shalawat itu ?'
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: “Terserah kamu!”.
Ubay berkata : Bagaimana kalau seperempatnya'?
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjawab:
مَا شِئْتَ فَإِنْ زِدْتَ فَهُوَ خَيْرٌ لَكَ
“Terserah kamu, jika lebih banyak, maka lebih baik bagimu!”.
Ubay berkata : Bagaimana kalau separuhnya'?
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: “Terserah kamu, jika lebih banyak, maka lebih baik baik bagimu!”.
Ubay berkata : Bagaimana kalau dua pertiganya'?
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjawab: “Terserah kamu, jika lebih banyak, maka lebih baik baik bagimu!”.
Ubay berkata : Bagaimana kalau semuanya kujadikan shalawat untukmu'?
Nabi shallallahu 'alaihi wasallam menjawab:
إِذًا تُكْفَى هَمَّكَ وَيُغْفَرُ لَكَ ذَنْبُكَ
“Kalau demikian maka kau akan dicukupi “hammak” (segala urusanmu) dan diampuni dosamu!" (HR Turmudzi).
Abul ‘Ala Muhammad Abdurrahman Al-Mubarakfuri (W. 1353 H) mengatakan bahwa kata “hammak” dibaca nashab karena menjadi Maf’ul kedua dari kata “tukfa” lalu beliau menjelaskan arti “Hammak”:
وَالْهَمُّ مَا يَقْصِدُهُ الْإِنْسَانُ مِنْ أَمْرِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ ، يَعْنِي إِذَا صَرَفْت جَمِيعَ أَزْمَانِ دُعَائِك فِي الصَّلَاةِ عَلَيَّ أُعْطِيت مَرَامَ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
“Hamm” adalah segala sesuatu yang dicari manusia baik urusan dunia maupun akhirat. Maksudnya Jika kau menghabiskan waktu do'amu dengan membaca shalawat maka kau akan diberikan semua keinginan (hajat) dunia dan akhirat. (Tuhfatul Ahwadzi).
Semoga Allah subhanahu wa ta'ala menjadikan kita beristiqomah membaca shalawat setiap saat kapan pun dimana pun berada dan dalam kondisi apapun. Aamiiin Ya Rabbal 'alamin.
_____________
Sholawat Hayat - kehidupan - keabadian. Semoga Allah azza wa jalla menjadikan bagi siapa saja yang berkenan membaca Sholawat sighot ini, walaupun sekali (baik saat masih hidup atau pun sesudah kematian) akan tetap dalam keadaan bersholawat kepada Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasalam.
بِسْمِ اللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Bismillahirrahmanirrahim
"Allahumma sholli 'ala sayyidina Muhammadin fi mahyaya wa mamati, wa sholli 'ala sayyidina Muhammadin fi yaumi amutu wa yaumi ub'atsu hayya, wa sholli 'ala sayyidina Muhammadin fi yaumi kholaqtaddunya ila yaumil hisab, wa 'ala alihi washohbihi wasallam tasliman katsiro, walhamdulillahi rabbil 'alamin"
"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Penyayang. Ya Allah, limpahkanlah rahmatMu kepada junjungan kami Nabi Muhammad dalam hidupku dan matiku, Ya Allah, limpahkanlah rahmatMu kepada junjungan kami Nabi Muhammad pada hari aku meninggal dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali, Ya Allah, limpahkanlah rahmatMu kepada junjungan kami Nabi Muhammad sejak hari Engkau menciptakan dunia sampai Hari Pembalasan (kiamat) dan atas keluarganya dan para sahabatnya, semoga kesejahteraan senantiasa Engkau limpahkan kepada mereka. Dan segala puji bagiMu Allah, Tuhan semesta alam".
Wallahu 'a'lam bi as-showab.
Allahumma sholli 'ala Sayyidina Muhammad wa 'ala alihi washohbihi wasallam ajma'in 'adada kholqihi wa midada kalimatihi ila yaumiddin" .
(@hyan elbanis)
