Khutbah I
ﺍﻟْﺤَﻤْﺪَ ﻟِﻠﻪِ ﻧَﺤْﻤَﺪُﻩُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻌِﻴْﻨُﻪُ ﻭَﻧَﺴْﺘَﻐْﻔِﺮُﻩْ ﻭَﻧَﻌُﻮﺫُ ﺑِﺎﻟﻠﻪِ ﻣِﻦْ ﺷُﺮُﻭْﺭِ ﺃَﻧْﻔُﺴِﻨَﺎ ﻭَﻣِﻦْ ﺳَﻴِّﺌَﺎﺕِ ﺃَﻋْﻤَﺎﻟِﻨَﺎ، ﻣَﻦْ ﻳَﻬْﺪِﻩِ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓَﻼَ ﻣُﻀِﻞَّ ﻟَﻪُ ﻭَﻣَﻦْ ﻳُﻀْﻠِﻞْ ﻓَﻼَ ﻫَﺎﺩِﻱَ ﻟَﻪُ. اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحـْدَهُ لاَشـَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِى وَيُمِيْتُ وَهُوَعَلَى كُلِّ شَيْئ ٍقَدِيْرٌ. وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعََبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ لاَنَبِيَّ بَعْدَهُ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمـَّدٍ سَيِّدِ الْمُرْسَلِيْنَ وَاَفَْضلِ اْلاَنْبِيَاءِ وَعَلَى آلِهِ وَاَصْحَاِبه اَجْمَعِيْنَ اَمَّا بَعْدُ، فَيَااَيُّهَا الْمُسْلِمُوْنَ، اِتَّقُوْااللهَ حَقَّ تُقَاتِه وَلاَتَمُوْتُنَّ اِلاَّوَاَنـْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
Hadirin Jama'ah sholat Jum'ah Rahimakumullah,
Marilah bersama senantiasa meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah Subhanahu Wata'ala sampai tiba waktunya, semoga kita diwafatkan dalam keadaan husnul khatimah. Aamiin.
Pada kesempatan Jum'at barakah ini perkenankan khatib menyampaikan sekelumit tentang "Amalan Husnul khatimah".
Dalam kitab Al Qirthos karya Habib Ali bin Hasan Al 'Atthos Ba'alawi sarah dari Ratibul Atthos yang disusun pada akhir abad ke-10, tepatnya pada tahun 992 H oleh Quthbil Anfas Habib Umar bin Abdirrahman Al Atthas gurunya Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad penyusun Ratibul Haddad mengisahkan Jama'ah dari orang-orang yang jujur dan dapat dipercaya mengenai Sayyid Alwy bin Alwy bin Abdullah ibn Al-Musawwa, bahwasannya beliau ketika berada di akhir-akhir umurnya, beliau menziarahi kota Tarim bertandang ke tempat Sayyidina Abdullah bin Alwi Al-Haddad penyusun Ratibul Haddad, kemudian terjadi atas Sayyid Alwi keletihan maut sakit-sakitan dan Hampir meninggal.
Maka berkata Al-Habib Abdullah Al-Haddad, ''Ya Sayyid Alwi sesungguhnya waktu datangnya kematian telah hadir tidak bisa tidak''. Maka Sayyid Alwi berkata: ''Ya Sayyid Abdullah Al Haddad berdo'alah kepada Allah untukku dengan penundaan (kematian) hingga (sembuh) aku sampai ke negriku (Amed) dan aku (ingin) melihat anak-anakku dan keluargaku''. Maka berkata Al-Habib Abdullah Al Haddad kepada Sayyid Alwi: ''Ulang-ulanglah lafal do'a Sayyidina Umar (bin Abdurrahman Al-Aththas) di dalam ratibnya Ratibul Atthas yaitu:
يَالَطِيْفًالَمْ يَزَلْ اُلْطُفْ بِنَافِيْمَا نَزَلْ . اِنَّكَ لَطِيْفٌ لَمْ تَزَلْ اُلْطُفْ بِنَاوَالْمُسْلِمِيْنَ
“Wahai Dzat Yang maha lemah lembut, selamatkanlah kami dari musibah-musibah yang turun, sesungguhnya Engkau Dzat yang maha lemah lembut, berbuat lemah lembutlah kepada kami dan kepada seluruh umat islam”.
Hingga engkau sampai ke kotamu.'' Maka Sayyid Alwi mengulang-ulang bacaan tersebut dan dari waktu kejadian ini beliau atas kemaha kuasaan Allah mendapatkan kesehatan dan berjalan di tarim dengan mengulang-ulang wirid tersebut di perjalanannya, hingga sampai ke kotanya (Amed) dan tinggal di kota tersebut setelah sampainya beliau dua bulan, kemudian meninggal di sana, semoga Allah merahmatinya. "Allahummaghfiirlahum warhamhum wa 'afihi wa'fuanhum".
Hadirin Jama'ah sholat Jum'ah Rahimakumullah,
Salah satu kisah ini fadhilah atau keutamaan membaca Ratibul Atthos yaitu memanjangkan umur di samping juga kita membaca Ratib-ratib lainnya yang telah diamalkan para pendiri, Ulama-Kyai NU seperti Ratibul Haddad, Ratibul Aydrus karena Ratib satu dengan Ratib lainnya punya akar keterkaitan yang tidak terpisah, Kemudian pula keutamaan lainnya yakni InsyaAllah bisa husnul khatimah disebutkan dalam bait Ratibul Atthas:
يَااَللهُ بِهَا يَااَللهُ بِهَا يَااَللهُ بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ
“Ya Allah dengan-Nya, Ya Allah dengan-Nya, Ya yang Maha Pemurah, Ya Allah berikan saya Akhir yang Baik”.
Jangan pernah lepas membaca do'a ini dalam sehari sehari-semalam. Karena doa ini adalah termasuk doanya para wali-wali Allah (kekasih Allah). Doa ini termasuk puncaknya do'a. Oleh karenanya jangan pernah lepas untuk mengamalkannya. Beliau bercerita, bahwasanya dahulu di Mesir ada seorang yang sholeh dan tekun beribadah, namun ia tidak pernah membaca doa ini karena merasa amal nya sudah banyak namun apa yang terjadi? diakhir usianya beliau murtad dan akhirnya wafat dalam keadaan su'ul khatimah (Na'u dzubillahi min dzalik).
Shahibul ratib Al Habib Abdullah bin Alwi Al Haddad sangat sedih mendengar kisah ini, sehingga beliau mendawamkannya (istiqamah) sebagai wirid harian dan mencantumkan do'a dari Habib Umar bin Abdirrahman Al Atthas gurunya itu pada bagian do'a penutup bacaan Ratibul Haddad. Perbanyaklah membaca doa diatas, semoga Allah memudahkan kita saat naza' (ajal menjemput) dan mematikan kita semua dalam keadaan husnul khatimah. Aamiin Ya Rabbal 'Alamin.
Hadirin Jama'ah sholat Jum'ah Rahimakumullah,
Disebutkan juga oleh Syaikh Ali Baras murid dari Habib Umar bin Abdirrahman Al Atthos (Shohibul Ratib Al Athos), beliau menemukan catatan gurunya siapa saja yang mengamalkan Ratib Al Athos/membacanya secara Istiqomah diharapkan akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan, Bagi mereka yang mempunyai hajat yang tertentu, membaca ratib pada suatu tempat yang kosong dengan berwuduk, mengadap kiblat dan berniat apa kehendaknya, Insya-Allah dimustajabkan Allah.
Para salafus sholihin berkata ia amat mujarrab dalam menyampaikan segala permintaan jika dibacanya sebanyak 41 kali. Ia menjaga rumahnya dan 40 rumah-rumah tetangganya jirannya dari marabaya seperti kebakaran, kecurian dan terkena sihir. As-Syeikh Ali Baras berkata: “Apabila Ratibul Atthos dibaca dalam suatu kampung atau suatu tempat, ia mengamankan ahlinya seperti dijaga oleh 70 pahlawan yang berkuda” dari petaka dan segala marabahaya ketakutan serta ancaman dari bermacam bentuk kejahatan dan keburukan. Disamping itu membaca Ratibul Atthos menguatkan akidah serta memperlancar rizqi atas qudroh iradatnya Allah subhanahu wata'ala dalam kandungan sirri wirid Ratibul Atthos yang diamalkannya.
بَارَكَ اللَّهُ لِيْ وَلَكُمْ فِيْ الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَذِكْرِ الْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتُهُ إِنَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ وَقُلْ رَّبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ
وَأَنْتَ خَيْرُ الرَّاحِمِيْن
Khutbah II
اَلْحَمْدُ للهِ عَلىَ إِحْسَانِهِ وَالشُّكْرُ لَهُ عَلىَ تَوْفِيْقِهِ وَاِمْتِنَانِهِ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ اِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ الدَّاعِي إلىَ رِضْوَانِهِ. اللهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَرَسُوْلِكِ وَصَلِّ عَلَى اْلمُؤْمِنِيْنَ وَاْلمُؤْمِنَاتِ وَاْلمُسْلِمِيْنَ وَاْلمُسْلِمَاتِ، أَمَّا بَعْدُ
فَياَ اَيُّهَا النَّاسُ اِتَّقُوا اللهَ فِيْمَا أَمَرَ وَانْتَهُوْا عَمَّا نَهَى وَاعْلَمُوْا أَنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِأَمْرٍ بَدَأَ فِيْهِ بِنَفْسِهِ وَثَـنَى بِمَلآ ئِكَتِهِ بِقُدْسِهِ وَقَالَ تَعاَلَى إِنَّ اللهَ وَمَلآئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلىَ النَّبِى يآ اَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلِّمْ وَعَلَى آلِ سَيِّدِناَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى اَنْبِيآئِكَ وَرُسُلِكَ وَمَلآئِكَةِ الْمُقَرَّبِيْنَ وَارْضَ اللَّهُمَّ عَنِ اْلخُلَفَاءِ الرَّاشِدِيْنَ أَبِى بَكْرٍ وَعُمَر وَعُثْمَان وَعَلِى وَعَنْ بَقِيَّةِ الصَّحَابَةِ وَالتَّابِعِيْنَ وَتَابِعِي التَّابِعِيْنَ لَهُمْ بِاِحْسَانٍ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ وَارْضَ عَنَّا مَعَهُمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ،
اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ والْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالْأَمْوَاتِ , اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلَنَا ذُنُوْبَنَا وَلِوَالِدِيْنَا وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَا صِغَارً , اَللّٰهُمَّ سَلِّمْنَا وَالْمُسْلِمِيْنَ وَعَافِنَا وَالْمُسْلِمِيْنَ وَاكْفِنَا وَإِيَّاهُمْ مِنْ شَرِّ مَصَائِبِ الدُّنْيَا وَالدِّيْنِ , ﺍَﻟﻠَّﻬُﻢَّ ﻳَﺎ ﻏَﻨِﻲُّ ﻳَﺎ ﺣَﻤِﻴْﺪُ ﻳَﺎ ﻣُﺒْﺪِﺉُ ﻳَﺎ ﻣُﻌِﻴْﺪُ ﻳَﺎ ﺭَﺣِﻴْﻢُ ﻳَﺎ ﻭَﺩُﻭْﺩُ ﺃَﻏْﻨِﻨِﻲْ ﺑِﺤَﻠَﺎﻟِﻚَ ﻋَﻦْ ﺣَﺮَﺍﻣِﻚَ ﻭَﻃَﺎﻋَﺘِﻚَ ﻋَﻦْ ﻣَﻌْﺼِﻴَﺘِﻚَ ﻭَﺑِﻔَﻀْﻠِﻚَ ﻋَﻤَّﻦْ ﺳِﻮَﺍﻙَ , رَبَّنَا ظَلَمْنَا اَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ اْلخَاسِرِيْنَ.
رَبَّنَا آتِناَ فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
عِبَادَاللهِ ! إِنَّ اللهَ يَأْمُرُنَا بِاْلعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيْتآءِ ذِي اْلقُرْبىَ وَيَنْهَى عَنِ اْلفَحْشآءِ وَالْمُنْكَرِ وَاْلبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ وَاذْكُرُوا اللهَ اْلعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوْهُ عَلىَ نِعَمِهِ يَزِدْكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرْ
_________&00000&__________
