Sekali Membaca Sholawat Ahlul Mahabbah, Setara Khatam Seribu Kali Kitab Dalailul Khairat, Amalan Syaikh At-Tijaniy

Ya Rabbi sholli 'ala Muhammad ballighna Makkah wal Madinah waghfirlana ma madho ya wasi'al karomi. 
Yasayyidiyarasulallah | Bersholawatlah kepada Nabi Muhammad shollalahu 'alaihi wasallam setiap saat kapan pun dan dimana pun. Banyak keistimewaan membaca sholawat, selain akan mendapatkan rahmat Allah azza wa jalla, diampuni dosanya diberikan kemudahan segala urusan angsal syafaatnya juga orang yang membiasakan bersholawat itu akan dikenali Nabi shollalahu 'alaihi wasallam serta sebagai tanda bakti (mendo'akan) pada orang tua.

Hal ini karena sholawat saat dibaca dan dilaporkan oleh Malaikat khusus pencatat sholawat kepada Nabi maka nama orang tuanya ibu dan bapaknya akan disebut mendapatkan keberkahan sholawat Nabi. 

Berikut ini sighot sholawat Ahlul Mahabbah :

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ  وَعَلَى أَلِهِ صَلَاةً تَعْدِلُ جَمِيْعَ صَلَوَاتِ أَهْلِ مَحَبَّتِكَ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى أَلِهِ سَلَامًا يَعْدِلُ سَلَامَهُمْ

"Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya sebenar-benar shalawat yang menyamai seluruh shalawat ahli mahabbah kepada-Mu. Dan berikanlah salam kepada Nabi Muhammad serta keluarganya sebenar- benar salam yang menyamai seluruh salam ahli mahabbah kepada-Mu".

Dalam kitabnya Syekh Shalahuddin mengatakan bahwa shalawat singkat ini memiliki keistimewaan yang keutamaan dan pahalanya setara dengan membaca shalawat shalawat Dalailul Khairat sebanyak 70 ribu, bahkan melebihinya. Dalailul Khairat atau Dala'il Al Khayrat wa Shawariq Al-Anwar fi Dzikir al-Salat 'ala al-Nabi al-Mukhtar adalah karya Syaikh Muhammad bin Sulaiman al-Jazuli

Syekh Shalahuddin mengatakan:

 وَهَذِهِ الصَّلَاةُ مَنْ صَلَّى بِهَا مَرَّةً فَكَأَنَّمَا قَرَأَ دَلَائِلَ الْخَيْرَاتِ سَبْعِيْنَ أَلْفِ مَرَّةٍ وَهِيَ: اللهم صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ  وَعَلَى أَلِهِ صَلَاةً ... الخ 

Artinya, “Shalawat ini, siapa yang bershalawat dengannya satu kali, maka sebanding dengan membaca Dalailul Khairat 70 ribu kali, yaitu: Allahumma shalli ‘ala sayyidina muhammadin….(sampai selesai baca sholawat ahlul mahabbah) ”. (Syekh Shalahuddin, Kasyful Ghuyum ‘an Ba’di Asraril Qutbil Maktum, [Darut Taisir: 1999], halaman 407).

Dalam kitab Kasyful Hijab ‘an-man talaqy ma’a Syaikhi menjelaskan Shalawat mahabbah ini disebut oleh sebagian ulama dengan nama Sholawat Ahlul Mahabbah. Sholawat ini merupakan salah satu sholawat yang ditalqinkan oleh Rasulullah ﷺ dalam pertemuan Ruhani Yaqdhotan (tingkah sadar) kepada seorang wali besar al-Imam Sayyidi Syaikh Ahmad Bin Muhammad At-Tijaniy (1150-1230 H).

Dikisahkan Sayyidi Syaikh Ahmad Tijaniy berkata: “Ketika aku pergi dari kota Tilimsan ke kota Abi Samaghun, aku diberikan oleh Rasulullah ﷺ sebuah sholawat, bila membacanya satu kali sama dengan membaca kitab Dalailal-Khairat 1000 kali. Dalam riwayat lain, Qadhi al-Imam Ahmad al-Sukairij mengatakan: Siapa yang membacanya membandingi pahala mengkhatamkan 70.000 kali Dalailul khairat.

Shalawat Ahlul mahabbah ini memiliki keutamaan yang sangat besar lantaran di dalamnya terdapat rahasia-rahasia yang tersimpan yang tidak dapat diketahui kecuali oleh orang-orang yang telah mendapat khushusiyah dari Allah Taala untuk mengetahuinya.

Jika ingin mengamalkan Sholawat Mahabbah ini hendaknya di niatkan dengan baik dan benar tanpa disertai keraguan dan buruk sangka. Karena siapa saja yang memiliki niat dan persangka yang baik, maka ia akan mendapatkan keistimewaan tersebut. Mari perbanyak bersholawat kepada Nabi shollalahu 'alaihi wasallam, jadikan tiada hari tanpa sholawat hadirkan beliau dalam hati dan pikiran serta perbuatan maka dengan begitu semoga mendapatkan syafa'atnya. 

وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ كُلَّمَا ذَكَرَهُ الذَّاكِرُوْنَ وغَفَلَ عَنْ ذِكْرِهِ الغَافِلُوْنَ

"Allahumma sholli 'ala Sayyidina Muhammad wa 'ala alihi washohbihi wasallam ajma'in 'adada kholqihi wa midada kalimatihi ila yaumiddin" . 

Wallahu 'a'lam bi as-showab. 

(@hyan elbanis) 

  • Tentang Penulis
  • youtube